taman ujung kulon

Indahnya Taman Ujung Kulon Taman Wisata Nasional Indonesia

Jika membicarakan mengenai taman ujung kulon mungkin banyak orang yang hanya tahu lewat informasi atau buku saja. Dimana memang jarang orang mengunjungi ujung kulon sebagai tempat wisata keluarga rutin. Hal ini dikarenakan oleh tempat yang memang agak jauh dan juga tempat yang digunakan khusus untuk penangkaran hewan langka yaitu Badak.

Untuk anda yang belum tahu, Taman Ujung Kulon atau biasa disebut sebagai Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat dari Pulau Jawa, Indonesia. Hal ini yang menyebabkan tempat ini tersisihkan dari kota atau layaknya tempat wisata lainnya.

Luas Taman Ujung Kulon

taman ujung kulon
https://khsblogdotnet.files.wordpress.com/

Taman ini meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil lainnya diantaranya Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan dan lainnya.  Kawasan taman nasional ini mempunyai luas sekitar 122.956 Ha; (443 km² di antaranya adalah laut), dimulai dari Semenanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia. Jika anda berkunjung ke sana sama saja anda menikmati sisi paling luar Indonesia di dekat Pulau Jawa.

Taman Ujung Kulon sendiri merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia. Sehingga PBB telah menetapkan pada tahun 1991 karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini ada 60 badak yang hidup di area tersebut, dimana badak ini sudah tidak bisa ditemuakan lagi di dunia.

Sebelumnya, daerah yang menjadi Taman Ujung Kulon ini merupakan sebuah daerah pertanian. Namun daerah pertanian tersebut hancur dan habis berserta penduduknya dikarenakan ledakan Gunung Krakatau yang terjadi di tahun  27 Agustus 1883. Setelah peristiwa tersebut, akhirnya kawasan ini kembali menjadi hutan yang subur dan tidak pernah ada yang menempatinya.

Jika ditinjau secara administratif, Taman Nasional Ujung Kulon Terletak di Kecamatan Sumur dan Cimanggu, Kebupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Secara geografisnya, terletak di antara (06°52′17″LU 105°02′32″BT) dan (06°30′43″LU 105°37′37″BT).

Sejarah Taman Ujung Kulon

taman ujung kulon
https://johansobihan.files.wordpress.com/

Ketika masa penjajahan, Belanda dan juga Jepang memang membangun banyak tempat yang sebenarnya bukan hanya membuka mata dunia akan betapa indahnya Indonesia. Termasuk salah satunya adalah Kwasan nasional ini yang dikenalkan oleh seorang ahli Botani Jerman, F.Junghun pada tahun 1846.

Di masa tersebut flora dan fauna di Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti luar negeri, terutama setelah Krakatau meletus. Bahkan Ujung Kulon pernah masuk dalam jurnal ilmiah beberapa tahun kemudian.

Oleh karenanya, penemuan kawasan ini merupakan lahan emas bagi pengembangan sains mereka, dan sampai sekarang bukan hanya wisata namun juga menjadi tempat yang baik untuk tujuan para wisatawan.

Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa Barat melindungi beberapa hewan endemik, mengingat sekarang ini Ujung Kulon telah menjadi hutan yang benar-benar besar. Hewan khas Indonesia yang dimaksud adalah Badak Jawa Bercula satu, satwa langka ini merupakan salah satu ciri khas Taman Nasional Ujung Kulon bahkan daerahnya yaitu Banten.

Populasi satwa yang termasuk salah satu hewan purba ini terancam punah karena banyaknya yang menjadi kolektor cula, sama halnya dengan para kolektor gading gajah. Selain Badak bercula satu, disini wisatawan dapat melihat satwa liar dan langka lainnya. Diantaranya seperti, rusa, mancak, banteng jawa, monyet/simpanse, rase lemur, lutung, gibon jawa dan masih banyak lagi. Selain itu di kawasan ini terdapat 270 jenis burung.

Anda bisa mengunjungi ujung kulon menggunakan mobil pribadi, kemudian anda harus menyebrang kembali menggunakan kapal kecil untuk pergi ke area pulaunya. Jika ingin melihat badak mungkin tidak mudah mengingat badak adalah hewan yang pemalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *